Ini Dia Perbedaan Laptop dengan Notebook


Notebook Hybrid Terbaik | Laptop Terbaik 2016 | Spesifikasi laptop gaming
www.acerid.com


Era teknologi yang semakin maju, membuat berbagai perangkat baru terus bermunculan. Dengan beragam bentuk maupun fungsi teknologi tetap digemari dan ditunggu-tunggu oleh semua orang. Sebelum membahas lebih jauh mengenai teknologi, beberapa dari kamu mungkin masih belum memahami betul perbedaan antara laptop, netbook dan juga notebook. Ya, ketiga perangkat tersebut berbeda lho! Lalu apa saja perbedaan antara ketiganya? Yuk, simak penjelasannya! 


Namanya yang berbeda membuat fungsi ketiga perangkat ini pun berbeda. Netbook sendiri merupakan gabungan antara dua kata dasar internet dan notebook, sehingga dapat diartikan bahwa netbook memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan mengakses internet. Sedangkan notebook sendiri nyatanya merupakan jiplakan laptop namun dengan versi yang lebih kecil. Pembeda keduanya biasanya hanya adanya fasilitas dvd room ataupun tidak. 

Selain itu, ketiga perangkat tersebut biasanya juga dibedakan melalui besar kapasitas yang dimiliki. RAM misalnya, biasanya netbook memiliki kapasitas yang paling kecil dibanding notebook maupun laptop. 

Sedangkan dari segi ukuran, ketiga perangkat tersebut sudah bisa dibedakan. Netbook biasanya memiliki ukuran yang kecil, kisaran layar yang dimilliki sebesar 7inchi sampai 13 inchi. Sedangkan untuk notebook biasanya memiliki ukuran layar 13,1 inchi hingga 18 inchi. Dengan begitu, laptop memiliki ukuran yang paling besar yaitu dengan ukuran layar 18 inchi ke atas. 

11 Hal Penyebab Iritasi Kulit Pada Bayi


www.cekalergi.com

Kulit anak bayi masih belum berkembang sempurna dan cenderung rentan jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Oleh karena itulah, penting bagi Bunda untuk selalu menjaga kulit bayi agar tidak terserang alergi kulit. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi terkena alergi kulit:

1. Tabir Surya

Tabir surya memang memiliki fungsi untuk melindungi kulit, namun beberapa formula ternyata bisa menyebabkan kulit bayi teriritasi. 

2. Sabun Antibakteri

Bahan-bahan seperti triclosan pada sabun antibakteri bisa menyebabkan iritasi untuk anak yang memiliki kulit sensitif.

3. Eksim

Beberapa pelembab tertentu bisa menjadi penyebab iritasi kulit bayi bila ditambahkan dengan pewangi tertentu.

4. Baby Wipes atau Waslap

Tisu khusus bayi (baby wipes) sekali pakai memang terkesan sangat ringkas, tetapi hati-hati, karena bisa saja produk itu mengandung alkohol, dan pewangi tertentu pun bisa sebabkan kulit teriritasi. Beberapa tisu bayi juga ditengarai mengandung pengawet yang bisa memicu alergi. 

5. Deterjen Pencuci Baju

Zat kimia yang ada pada deterjen bisa menyebabkan beberapa masalah pada kulit bayi, juga anak.

6. Sensitif Terhadap Kondisioner dan Shampoo
Beberapa pewangi dan zat kimia yang terkandung dalam shampo dan kondisioner bisa mengganggu kondisi kulit kepala dan menyebabkan masalah.

7. Alternatif dari Pelembap Pakaian

Jika kulit si kecil sensitif, sebaiknya hindari mencuci pakaian atau seprainya dengan cairan pelembut pakaian.

8. Cairan Pembersih Perabot Rumah

label peringatan yang tertulis "nontoxic" belum menjadi aturan wajib untuk dicantumkan pada setiap produk pembersih rumah tangga. Beberapa kandungan seperti alkylphenol ethoxylates (APEs), yang sering digunakan dalam beberapa produk pembersih bisa sebabkan masalah hormon. Amonia bisa sebabkan iritasi pada pernapasan, kulit terbakar, dan beracun jika tertelan.

9. Zat Pengawet dan Sabun

Beberapa sabun bayi bisa saja mengandung formaldehyde yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit, mata dan paru-paru. Bahkan, sabun dengan kandungan ini juga bisa memicu eksim (kulit yang meradang dan teriritasi).

10. Semprotan Pembununh Serangga dan Tabir Surya

Risiet menunjukkan bahwa zat kimia dari cairan semprotan pembunuh serangga bisa dengan mudahnya terserap ke dalam kulit, khususnya untuk kulit yang diolesi oleh tabir surya.

11. Zat Beracun Sekitar Lantai

Pastikan lantai atau karpet yang sering dibuat bermain oleh bayi bersih dari polutan apapun karena pestisida dan racun bisa saja masuk ke dalam rumah secara bersamaan dengan debu.

Bayi Menderita Ruam Kulit Akibat Sawan? Mitos atau Fakta?


www.cekalergi.com

Beberapa bayi yang baru lahir terkadang memiliki bintin-bintik merah mulai dari kepala, leher, bahkan hampir merata di semua punggungnya. Tapi, bintik-bintik merah ini bukanlah biang keringat. Malah, orang tua sering menyebutnya dengan sawan.

Padahal, bintik-bintik merah yang muncul pada kulit bayi bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti biang keringat (miliaria), akibat pori yang masih belum terbuka sepenuhnya, iritasi ringan dengan bahan-bahan baju, kain bantal/kasurnya, higiene kulit yang kurang baik, kondisi yang disebut dermatitis seboroik dan sebagainya.

Sejatinya, ada banyak hal yang menjadi penyebab kondisi bintik-bintik merah muncul pada peprmukaan kulit bayi, sehingga sebaiknya bayi dibawa ke dokter untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Karena kelainan yang terjadi pada kulit sebaiknya memang harus dilihat langsung.

Bila bayi tidak mengalami rewel atau gelisah secara terus menerus, artinya bayi tidak mengalami kondisi merasa gatal atau nyeri. Meski demikian, higiene bayi harus dijaga secara optimal dengan cara memandikannya dengan sambut bayi yang lembut, menghindari keringat berlebih dan menghindari bahan-bahan potensial penyebab iritasi kulit seperti lotion penghangat (minyak telon, kayu putih dan sebagainya).

5 Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Bayi

Alergi Anak | Alergi Pada Anak | Penyakit Alergi Pada Anak
www.cekalergi.com

Penyakit kulit adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Kelompok anak-anak memiliki risiko terserang penyakit kulit yang lebih besar jika dibandingkan dengan orang dewasa. Pada tahun pertama, bayi akan sangat rentan terhadap gangguan karena lapisan kulit mereka belum terbentuk secara sempurna. Dan baru sempurna dengan 1 tahun kemudian. 

Kulit yang tipis memiliki ikatan antar sel yang lebih lemah dan lebih halus pula. Apalagi, dengan kandungan pigmen yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan orang dewasa, bayi tidak mampu mengatur temperatur seperti halnya anak-anak dengan usia lebih tua atau orang dewasa. Munculnya kemerahan dan peradangan pada kulit merupakan salah satu gejala dari reaksi penyakit alergi pada anak. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kulit yang umum dijumpai pada anak ataupun bayi:

1. Intertrigo

Peradangan ini mengacu apda lipatan tubuh. Biasnaya terletak di bagian paha dalam, ketiak dan di bawah payudara atau perut. Lipatan tersebut membuat kulit tampak merah, gatal dan menyebabkan rasa sakit bila terjadi gesekan. Biasanya, intertrigo dialami oleh bayi yang gemuk.

2. Biang Keringat

Miliria atau biang keringan biasanya terjadi pada leher, wajah, punggung atau bokong bayi. Gejalanya bisa dilihat dengan adanya kulit kemerahan disertai rasa gatal, sehingga bayi rewel dengan disertai adanya gelembung-gelembung kecil berair.

3. Seborrhea

Adalah peradangan kulit bagian atas yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah, dan kadang pada bagian belakang telinga, leher, pipi dan dada. Alergi pada anak ini biasanya paling sering terjadi pada anak usia di bawah 6 bulan. Pada kepala bahkan tampak seperti ketombe, sisik kuning atau berkerak.

4. Eksim

Eksim biasanya muncul dari bayi usia 3-4 bulan, meskipun jarang ditemukan di daerah bekas pemakaian popok. Peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembng kecil (vesikel) pada kulit ini bisa pecah dan mengeluarkan cairan. Kondisi yang lebih parah, alergi anak ini juga dapat menyebabkan kulit berubah menjadi merah, mengeluarkan nanah, dan kerak.

5. Dermatitis Kontak

Adalah inflamasi kulit yang telah terpapar bahan mengiritasi atau menyebabkan reaksi alergi. Penyakit kulit ini dapat menyebabkan ruam yang besar, gatal dan rasa terbakar.

Langkah-langkah Cek Versi DirectX dan Spesifikasi Laptop

Spesifikasi Laptop Gaming | Laptop Terbaik 2016
www.acerid.com


Kalau kamu menginginkan laptop yang bisa kamu gunakan untuk running game-game berat, maka pastikanlah bahwa spesifikasi laptop gaming milikmu mumpuni dan bisa diandalkan. Oleh karena itu, wajib bagimu untuk cek DirectX sekaligus cek spesifikasi laptop. DirectX merupakan program penting pada laptop yang berfungsi untuk menangani berbagai tugas dalam pemrograman multimedia, game khususnya. Jadi, jika laptopmu memiliki versi DirectX yang besar, maka akan semakin lancar pula laptopmu saat digunakan untuk main game. Pun juga sebaliknya.

Lalu, bagaimana cara cek DirectX pada laptop?

  1. Klik Start >> Run >> ketik "dxdiag" >> OK
  2. Informasi DirectX akan muncul. Tidak hanya itu, kamu juga bisa melihat spesifikasi yang ada pada laptopmu.
  3. Selesai.

Bagaimana? Apakah versi DirectX yang ada pada laptop terbaik 2016 sudah sesuai dengan harapanmu? Apakah spesifikasimu cukup bisa untuk menopang game-game berat, seperti PeS, Call of Duty dan game besar lainnya?

Bahaya Menutup Laptop yang Masih dalam Kondisi Menyala

Laptop Terbaik 2016 | Spesifikasi Laptop Gaming | Harga Laptop Gaming 

Acer Aspire Z1-623
www.acerid.com

Beberapa diantara kalian pasti masih banyak yang sering menutup laptop padahal kondisi laptop masih hidup Menutup laptop dalam kondisini hidup memang bisa membuatmu tidak harus melewati proses shutdown. Sehingga, kamu tidak perlu menyalakan laptop saat ingin memulai mengerjakan tugas lagi.

Laptop memang perangkat yang dirancang khusus "buka tutup" yang bisa memungkinkanmu untuk menutup laptop dalam keadaan hidup tanpa harus kehilangan history pekerjaanmu. Dengan menutup laptop dalam kondisi masih hidup, maka secara otomatis default siste, berubah ke mode sleep. Mode sleep merupakan mode di mana layar dan harddisk akan dimatikan secara otomatis. Tetapi, dalam mode ini RAM akan tetap hidup, RAM inilah yang berfungsi untuk menyimpan file sementaramu.

Meski sekilas tampak tidak membahayakan, menutup laptop dalam kondisi hidup bisa memberikan dampak bagi laptopmu. Hal ini akan memperburuk komponen seperti LCDmu saat dalam kondisi panas. Jika laptop tertutup dalam kondisi panas, maka yang justru terjadi adalah komponen dalam LCD ikut menjadi panas dan menjadikannya rusak. Tidak hanya itu, kondisi RAM yang masih menyala juga bisa menyebabkan RAM menjadi rusak. 

Nggak mau kan kalau komponen laptopmu jadi cepat rusak gara-gara keceroobohanmu? Oleh karena itu, jaga baik-baik laptopmu, ya! Pastikan pula sebelum menutup laptop, kamu telah mematikan sistemnya dengan men-shutdown-nya.

Sering Refersh Laptop Bikin Kerja Jadi Ringan. Mitos/Fakta?


Acer Aspire Z1-623
www.acerid.com

Banyak dari pengguna laptop yang menekan tombol f5 atau melakukan refresh saat laptop telah masuk windows. Dalihnya sih, untuk mempercepat pengaksesan file-file. Padahal nyatanya tidak demikian. Sistem windows telah diciptakan sedemikian rupa untuk melakukan berbagai fungsi yang diinginkan oleh user. Jadi, untuk beberapa kasus yang ada di sistem, hal ini tidak berlaku.

Namun, refresh bisa berfungsi dengan baik ketika sistem membutuhkan sedikit refresh untuk melakukan beberapa hal yang mungkin mengalami sedikit masalah teknis sistem tersebut, seperti:

  • Saat sistem tidak bekerja sesuai apa yang user inginkan, seperti saat membuat folder, mengcopy file. Jika setelah selesai ternyata sistem tidak menampilkan folder atau file apapun, mungkin sistem sedang mengalami sedikit gangguan, maka refresh wajib dilakukan. Hal lain seperti me-rename file yang tidak berubah, menghapus file tapi file masih ada dalam tampilan, refresh juga sangat membantu.
  • Aplikasi pihak ketiga yang macet (tidak mau muncul setelah user klik) juga mewajibkanmu untuk melakukan refresh pada sistem.
  • Jika sistem tidak bekerja/merespons seperti apa yang kamu inginkan.


Meski membantu, terlalu sering merefresh bisa memberikan dampak yang buruk bagi kinerja prosesor secara drastis. Jadi, jika kamu merefresh secara membabi buta itu sama artinya dengan kamu memberikan kinerja tambahan pada prosesormu.